Telat Haid, Ini 7 Kemungkinan Alasannya!

Telat Haid, Ini 7 Kemungkinan Alasannya!

Bagi seorang wanita, telat haid atau menstruasi datang terlambat adalah hal yang dapat membuat khawatir. Pasalnya, bagi wanita dengan siklus menstruasi yang normal telat datang bulan bisa menjadi beberapa masalah. Berbeda dengan wanita yang siklus menstruasinya tidak teratur, mungkin ini merupakan hal yang biasa meskipun tetap harus diperiksakan pada dokter. 

Lalu apa yang sebenarnya terjadi jika menstruasi Anda telat datang, padahal Anda pun tidak hamil? Telat haid dapat terjadi jika mengalami beberapa masalah, dan berikut beberapa faktor yang dapat mempengaruhi terlambatnya menstruasi pada Anda. 

Siklus menstruasi

Khawatir tentang menstruasi yang terlambat, tetapi Anda tidak hamil? Haid terlambat atau terlewat bisa terjadi karena berbagai alasan selain kehamilan. Penyebab utamanya dapat berkisar dari ketidakseimbangan hormon hingga kondisi medis yang serius. 

Ada dua masa dalam kehidupan seorang wanita ketika menstruasi tidak teratur adalah hal yang sangat normal, saat pertama kali mulai dan saat menopause dimulai. Saat tubuh Anda mengalami transisi , siklus norma Anda bisa menjadi tidak teratur. 

Dan, kebanyakan wanita yang belum mencapai menopause biasanya akan mengalami menstruasi setiap 28 hari. Namun, siklus menstruasi yang sehat dapat berkisar antara 21 hingga 35 hari. Jika menstruasi Anda tidak termasuk dalam kisaran tersebut, maka mungkin karena salah satu alasan berikut.

  1. Stres

Stres dapat menghilangkan hormon Anda, mengubah rutinitas harian Anda, dan bahkan mempengaruhi bagian otak Anda yang bertanggung jawab untuk mengatur menstruasi Anda. Seiring berjalannya waktu, stres dapat menyebabkan penyakit atau kenaikan atau penurunan berat badan secara tiba-tiba, yang semuanya dapat mempengaruhi siklus bulanan anda. 

Jika Anda merasa stres yang dapat mengganggu haid, maka cobalah untuk berlatih teknik relaksasi dan mengubah gaya hidup. Menambahkan lebih banyak olahraga ke dalam rutinitas Anda dapat membantu Anda pada jalur yang benar atau hidup lebih sehat. 

  1. Berat badan rendah

Wanita dengan gangguan makan, seperti anoreksia nervosa atau bulimia, mungkin bisa mengalami menstruasi yang terlambat atau terlewat. Dengan berat 10 persen di bawah kisaran normal dari tinggi badan Anda dapat mengubah fungsi tubuh dan menghentikan ovulasi. 

Jika Anda pada kondisi tersebut maka disarankan untuk melakukan pengobatan gangguan makan dan menambah berat badan dengan cara yang sehat, dengan begitu akan mengembalikan siklus haid Anda ke normal. Wanita yang sering melakukan olahraga ekstrim pun dapat menghentikan menstruasi. 

  1. Obesitas

Sama seperti kekurangan berat badan, obesitas pun dapat menyebabkan perubahan hormon, dokter Anda akan merekomendasikan diet dan rencana olahraga jika mereka menentukan bahwa obesitas adalah faktor keterlambatan atau terlewatnya menstruasi Anda. 

  1. PCOS

Polycystic ovary syndrome atau yang lebih dikenal dengan PCOS merupakan suatu kondisi yang menyebabkan tubuh Anda memproduksi lebih banyak hormon androgen pria. Kista akan terbentuk di ovarium yang ketidakseimbangan hormon ini. Hal ini pun dapat membuat ovulasi tidak teratur atau menghentikannya sama sekali. Hormon lain, seperti insulin, juga bisa tidak seimbang karena hal ini. 

  1. Alat kontrasepsi

Hal lain yang membuat Anda telat haid adalah penggunaan alat kontrasepsi, yaitu pil Keluarga Berencana (KB). Pasalnya, penggunaan pil KB dapat mempengaruhi hormon dan hal tersebut pun akan menyebabkan telat menstruasi. 

  1. Menopause dini

Kebanyakan wanita akan mengalami menopause ketika memasuki usia 45 hingga 55 tahun. Wanita yang mengalami gejala sekitar usia 40 tahun atau lebih awal dinamakan peri-menopause dini. Ini berarti suplai sel telur Anda akan berkurang, dan akibatnya akan kehilangan menstruasi dan bisa menyebabkan menstruasi berhenti total. 

  1. Masalah tiroid

Sebuah tiroid yang terlalu aktif atau kurang aktif sekalipun bisa menyebabkan periode menstruasi Anda terlambat. Tiroid akan mengatur metabolisme tubuh Anda, sehingga kadar hormon juga dapat berpengaruh. Masalah tiroid ini bisanya dapat diobati dengan pengobatan. Nah, setelah perawatan haid bisanya akan kembali normal. 

Lalu kapan harus ke dokter?

Telat haid yang berbahaya jika Anda mengalami beberapa gejala berikut, dan disarankan untuk segera mengunjungi dokter untuk konsultasi lebih lanjut:

  • Pendarahan yang luar biasa berat
  • Demam
  • Sakit parah
  • Mual dan muntah
  • Pendarahan yang berlangsung lebih dari tujuh hari
  • Pendarahan setelah Anda memasuki masa menopause dan tidak mengalami menstruasi selama setahun.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>