Bahaya Bilik Disinfektan tagged posts

Inilah Bahaya Bilik Disinfektan Yang Perlu Diketahui

Dunia telah dilanda oleh virus Corona atau Covid-19. Hingga 7 April 2020, sudah terdapat lebih dari 1,3 juta kasus, dan mengakibatkan kematian lebih dari 75.000 orang. Berbagai upaya telah dilakukan di setiap negara, termasuk menggunakan bilik disinfektan. Namun, orang-orang juga menemukan bahaya bilik disinfektan pada tubuh.

Cairan disinfektan memang digunakan untuk menyemprot tubuh, ada juga yang menggunakan cairan tersebut sebagai ruang sebelum memasuki gedung, dan dapat disemprotkan melalui truk yang akan menyebar ke jalanan. Bagi sebagian orang, cairan disinfektan adalah cara yang efektif untuk menangkal virus Corona, namun apakah benar?

Mengapa Cairan Disinfektan Diperlukan?

Disinfektan adalah jenis cairan pembersih yang mengandung alkohol, klorin, hidrogen peroksida, atau creosote yang digunakan untuk membunuh bakteri, virus, kuman, dan mikroorganisme yang terpapar melalui ruangan atau permukaan benda.

Cairan disinfektan adalah salah satu cara untuk membersihkan permukaan benda yang pada umumnya disentuh orang. Contoh benda yang paling umum disentuh orang adalah pegangan pintu, tombol lift, dan keran wastafel.

Salah satu cara yang efektif untuk melindungi tubuh dari virus Corona adalah dengan menggunakan bilik disinfektan. Bilik disinfektan atau chamber adalah suatu tempat khusus untuk menyemprotkan cairan disinfektan, yang dilengkapi dengan sinar atau radiasi ultraviolet.

Cara Kerja Bilik Disinfektan

Yang perlu seseorang lakukan adalah masuk ke dalam bilik disinfektan. Kemudian, orang yang ada di dalam bilik tersebut akan disempotkan dari berbagai arah. Bilik disinfektan digunakan untuk membunuh berbagai macam virus seperti Covid-19. Virus dapat menempel tidak hanya ke bagian tubuh, namun juga dapat menempel ke pakaian manusia.

Mengapa Bilik Disinfektan Tidak Direkomendasikan?

Penggunaan bilik disinfektan tentunya harus sesuai standar keamanan yang ditentukan. Meskipun demikian, menurut World Health Organization (WHO), orang-orang sebaiknya tidak menggunakan bilik disinfektan, karena bahaya bilik disinfektan dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mata, dan mulut.

Tidak hanya itu, bahaya bilik disinfektan juga dapat memicu gangguan pernafasan dan kanker kulit. Sebagian orang juga berpikir bahwa bilik disinfektan yang mengandung alkohol, klorin, dan hidrogen peroksida, tidak dapat membunuh virus yang sudah tersebar di tubuh manusia.

WHO menyatakan bahwa orang-orang sebaiknya jangan menggunakan cairan disinfektan, karena memiliki sifat karsinogenik atau racun jika terhirup oleh manusia dalam jangka panjang. Jika sudah terkena permukaan wajah, maka dapat mengakibatkan iritasi kulit di wajah. Kuman juga dapat masuk ke tubuh dengan mudah sehingga dapat memicu peradangan.

Tidak hanya itu, cairan disinfektan mungkin saja tidak dapat bekerja dengan baik karena campuran kandungan disinfektan yang digunakan tidak mengandung alkohol, klorin, atau hidrogen peroksida.

Cara Lain Untuk Menjaga Tubuh

Bahaya bilik disinfektan berdampak buruk bagi tubuh. Oleh karena itu, ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk melindungi diri dari Covid-19. Cara-cara tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Menjaga kebersihan tangan

Salah satu cara yang sangat dianjurkan adalah untuk rajin mencuci tangan dengan sabun. Anda perlu mencuci tangan setidaknya 20 detik setelah Anda menyentuh benda-benda yang terpapar Covid-19. Jika Anda tidak dapat menemukan sabun, Anda dapat menggunakan hand sanitizer sebagai penggantinya.

  • Hindari kebiasaan menyentuh

Hal lain yang perlu Anda waspadai adalah untuk hindari kebiasaan menyentuh mata, hidung, dan mulut jika tangan Anda tidak bersih. Virus dapat menyebar ke tubuh jika tangan Anda kotor.

  • Menjaga kesehatan tubuh

Cara lain yang sebaiknya Anda lakukan adalah menjaga kesehatan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan dan sayuran, berolahraga secara teratur, serta konsumsi obat untuk menjaga daya tahan tubuh.

  • Ikuti protokol

Anda juga perlu ikuti protokol yang ditentukan seperti Social Distancing atau Physical Distancing.

Bahaya bilik disinfektan dapat dicegah dengan cara-cara yang dianjurkan di atas. Jika Anda mengalami gejala berat seperti pneumonia, maka Anda sebaiknya dibawa ke rumah sakit terdekat.

More