Category Penyakit

Waspada Jamur Candida Auris Yang Berbahaya

Jamur Candida auris merupakan salah satu jenis jamur yang dapat menyebabkan infeksi parah atau fatal pada manusia. Beberapa strain jamur ini telah mengembangkan resistensi terhadap beberapa jenis perawatan, membuat jamur ini menjadi ancaman kesehatan yang sangat penting. Wabah strain yang resisten biasanya terjadi di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lain. Selain itu, gejala infeksi jamur Candida auris juga tidak selamanya mudah untuk diidentifikasi. Dengan tes laboratorium menjadi satu-satunya cara terbaik untuk mendiagnosa penyakit yang disebabkan oleh jamur ini.

Siapa saja yang berisiko terserang jamur ini?

Jamur Candida auris meruapkan salah satu jenis jamur Candida yang dapat menular ke manusia. Peneliti menemukan jamur ini di Jepang pada tahun 2009 saat mereka berhasil mengisolasinya dari saluran telinga yang terinfeksi. Nama “auris” berhasal dari bahasa Latin yang berarti telinga. Namun, infeksi ini tidak hanya dapat menyerang bagian telinga saja tetapi juga bagian tubuh lain.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyatakan bahwa orang-orang yang telah memiliki masalah medis tertentu atau membutuhkan kunjungan rumah sakit dan fasilitas kesehatan lain yang rutin lebih rentan untuk terkena jamur Candida auris. Selain itu, mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, baik karena disebabkan oleh kondisi medis tertentu atau perawatan kesehatan, juga lebih rentan tertular Candida auris. Orang-orang yang menjalani prosedur atau perawatan seperti menggunakan banyak antibiotik, tabung pernapasan, kateter di usus atau pembuluh darah, dan tabung makanan memiliki risiko yang lebih tinggi.

Menurut sebuah tinjauan medis pada tahun 2017, orang-orang yang memiliki jamur Candida auris invasif telah mendapatkan agen antimikroba spektrum luas sebelum terjangking infeksi. Perlu diingat bahwa hal ini bukan berarti agen antimikroba menyebabkan infeksi. Namun, agen antikroba dapat membunuh semua mikroba di tubuh dan menyebabkan jamur Candida auris untuk memegang kendali. Sementara itu, orang-orang yang sehat biasanya tidak mendapatkan infeksi Candida auris.

Gejala dan penyebarannya

Dokter biasanya kesulitan dalam mengindentifikasi infeksi Candida auris karena kondisi ini umum terjadi pada orang-orang yang sudah sakit. Gejala infeksi dapat berbeda-beda, tergantung pada di mana jamur Candida auris tersebut berada di dalam tubuh. Jamur ini dapat berkembang di banyak tempat, termasuk luka yang terbuka, aliran darah, dan telinga. Gejala yang umum terjadi adalah demam dan tubuh yang menggigil yang tidak hilang-hilang meskipun telah mendapatkan perawatan, seperti telah meminum antibiotik untuk infeksi bakteri yang dicurigai. Konsultasi dengan dokter apabila Anda menderita beberapa gejala tersebut. Dokter akan melakukan diagnosa untuk kemudian diikuti dengan perawatan yang cocok dengan kondisi Anda.

Satu-satunya cara untuk mendiagnosa infeksi Candida auris adalah dengan melakukan tes laboratorium khusus yang dapat mengidentifikasi jamur ini. Diagnosa awal infeksi Candida auris sangat penting karena infeksi dapat menyebar dengan sangat cepat ke seluruh tubuh dan aliran darah serta menyebabkan gejala yang parah dan mengancam nyawa.

Biasanya, jamur Candida auris dapat menyebar dengan mudah di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya melalui kontak langsung terhadap permukaan atau alat-alat yang terkontaminasi. Akan tetapi, jamur ini juga dapat menular dari satu orang ke orang lain lewat sel-sel kulit. Untuk membatasi penyebaran jamur Candida auris, kebersihan dan terus menjaga sanitasi agar tetap higienis sangat krusial. Namun, penelitian yang masih terus dilakukan mencoba menginvestigasi bagaimana dan mengapa jamur Candida auris dapat menyebar.

More

Jenis-jenis Kateter Urine dan Cara Aman Pemasangannya

Kateter urine adalah alat medis yang diperlukan pasien dengan masalah di saluran kemih atau kandung kemih. Wujudnya berupa selang dan kantung yang berisi cairan air kencing. Biasanya diletakkan di bagian samping rumah sakit dan saling terhubung dengan pasien yang ada di atas kasur.

kateter urine

Pemasangan kateter urine atau disebut kateterisasi, dilakukan untuk memudahkan pasien yang menderita penyakit tertentu agar lebih mudah buang air kecil. Cara kerjanya, alat berupa selang tipis dimasukkan ke dalam saluran kencing. Kondisi ini tentu saja tidak nyaman penggunanya.

Secara umum, penggunaan kateter hanya sementara hingga pasien mampu buang air kecil sendiri. Agar tidak infeksi, maka kateter ini harus terus diganti dalam jangka waktu tertentu.

Kateter urine seringnya digunakan saat kondisi  kandung kemih tidak mampu mengeluarkan urine atau tidak mampu mengendalikan kandung kemih. Selain itu, kateter urine biasanya digunakan oleh orang yang sedang dalam prosedur medis seperti dalam proses persalinan, operasi caesar, perawatan intensif, proses pengosongan kandung kemih, hingga kondisi saat pemberian obat langsung ke dalam kandung kemih.

Jenis-jenis Kateter Urine

Sebenarnya kateter urine memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk mengeluarkan urine yang sudah terkumpul di kandung kemih. Meski begitu, ada beberapa jenis kateter urine seperti berikut ini:

  1. Intermittent catheter

Intermittent catheter merupakan jenis kateter yang biasanya digunakan untuk pasien pascaoperasi. Biasanya intermittent catheter ini digunakan hanya sementara waktu saja.

Kateter ini dipasang melalui uretra hingga kandung kemih. Lalu, urine dari kandung kemih akan keluar menuju kantong penampung urine. Jika kandung kemih sudah kosong, maka kateter dilepas dan kembali akan dipasang jika urine sudah harus dikeluarkan lagi.

  • Indwelling catheter

Kateter jenis yang satu ini dipasang di dalam kandung kemih. Indwelling catheter bisa dipasang dengan dua cara. Pertama, melalui uretra hingga kandung kemih. Cara yang kedua yaitu dengan memasukkan selang kateter melalui lubang kecil yang sudah dibuat terlebih dahulu di bagian perut. Jenis pemasangan dengan cara yang kedua ini disebut kateter suprapubic.

Pada jenis Indwelling catheter ini, ada balon kecil yang fungsinya untuk mencegah kateter bergeser dan keluar dari tubuh. Jika kateter sudah selesai digunakan, maka akan dikempiskan dan dikeluarkan.

Kateter ini bisa digunakan dalam jangka waktu sementara atau lama. Bagi sebagian pasien akan lebih merasa nyaman menggunakan kateter jenis ini karena tidak perlu dipasang berulang. Hanya saja berisiko menyebabkan infeksi.

  • Condom catheter

Jenis kateter urine yang berupa kondom ini biasanya dipasang di bagian luar penis sama seperti kondom. Fungsinya untuk mengalirkan urine ke kantong yang disediakan.

Jenis kondom kateter ini harus diganti setiap hari agar tidak menyebabkan infeksi. Pengguna kateter ini tidak harus mengalami retensi urine namun punya penyakit atau masalah kesehatan mental seperti demensia.

Jenis kateter yang digunakan akan bergantung pada kondisi kesehatan dari pasien yang akan ditentukan oleh dokter atau perawat.

Cara Memasang Kateter Urine yang Aman

Proses pemasangan kateter urine sebaiknya memang dilakukan oleh perawat atau dokter. Berikut proses pemasangan kateter urine jenis intermittent catheter dan indwelling catheter yang aman:

  1. Pertama, dokter dan perawat membuka dan membersihkan peralatan dan alat kelamin pasien.
  2. Lalu, alat kelamin akan dioleskan krim anestesi agar mati rasa, sehingga proses pemasangan kateter tidak terasa.
  3. Agar selang kateter urine mudah dimasukkan ke dalam uretra, maka perlu diberikan cairan lubrikasi terlebih dahulu
  4. Selang kateter akan dimasukkan ke dalam saluran uretra oleh petugas medis hingga mencapai leher kandung kemih
  5. Proses selesai. Pasien sudah bisa buang urine melalui selang kateter.

Pada pemasakan kateter urine jenis Indwelling catheter dengan cara suprapubic, biasanya dilakukan dengan memberikan pasien anestesi umum agar tidak merasa kesakitan. Hanya saja jenis kateter yang satu ini harus diganti setidaknya setiap 6-8 minggu sekali.

More

Waspada, Pria Juga Rentan Terserang Uretritis!

Uretritis adalah istilah medis untuk menjelaskan kondisi di mana uretra, atau saluran yang dilewati urine dari kandung kemih keluar tubuh, mengalami peradangan

Alat kelamin manusia banyak memiliki kemungkinan atau risiko terjadinya masalah. Biasanya dikelompokkan ke dalam infeksi menular seksual (IMS) dan infeksi saluran kencing atau biasa disingkat ISK. Salah satu gangguan kesehatan yang bisa dikelompokkan ke dalam dua golongan tersebut adalah uretritis.

Uretritis adalah istilah medis untuk menjelaskan kondisi di mana uretra, atau saluran yang dilewati urine dari kandung kemih keluar tubuh, mengalami peradangan. Siapa pun bisa mengalami kondisi ini, meski wanita cenderung lebih berisiko daripada pria. Namun, ada baiknya para pria juga harus mewaspadai kondisi ini.

Wanita lebih berisiko ketimbang pria lantaran kaum hawa memiliki uretra yang lebih pendek dari yang terdapat di dalam tubuh pria. Kondisi itu memungkinkan bakteri penyebab uretritis lebih mudah masuk dan menginfeksi uretra.

Peradangan di uretra biasanya akan membuat alat kelamin menjadi bengkak dan iritasi. Ketika kondisi itu sudah terjadi, si penderita akan mengalami keluhan pada setiap aktivitas yang melibatkan alat kelaminnya. Uretritis umumnya menyerang manusia yang tengah aktif secara seksual, yakni di rentang usia 20 hingga 35 tahun.

  • Apa yang Terjadi pada Alat Kelamin Pria saat Terserang Uretritis?

Hampir pasti pria akan merasakan sensasi terbakar dan nyeri saat buang air kecil saat uretra mereka terserang uretritis. Selain itu, uretritis juga kerap membuat penis terasa gatal, nyeri tekan, hingga pembengkakan.

Kondisi tersebut jelas akan terasa dan mengganggu aktivitas seksual. Tidak sedikit pula uretritis akan menyebabkan urine dan sperma bercampur dengan darah. Segera cari pertolongan medis saat gejalanya telah merembet ke mana-mana. 

Pasalnya, uretritis sederhana tidak menyebabkan demam atau penyakit parah. Jika penyakit menyebar ke organ lain di saluran kelamin atau saluran kemih atau masuk ke aliran darah, indikasinya adalah sebagai berikut:

  • Sakit punggung
  • Sakit perut
  • Demam tinggi
  • Mual
  • Muntah
  • Sendi bengkak dan gejala penyakit lainnya di seluruh tubuh

Beberapa infeksi mungkin juga terkait dengan discharge (cairan) yang keluar dari penis. Ulkus yang menyakitkan pada alat kelamin dapat hadir dengan herpes uretritis, infeksi menular seksual (IMS) lainnya.

  • Ubah Kebiasaan agar Para Pria Terhindar dari Uretritis

Secara umum uretritis disebabkan oleh kuman yang menyebabkan infeksi menular seksual (IMS) atau kuman yang menyebabkan infeksi saluran kencing. Kedua jasad renik yang menginfeksi tersebut biasanya akan menimbulkan gejala dan kondisi yang serupa.

Bakteri atau kuman penyebab uretritis akan mudah masuk dan menginfeksi sejurus dengan aktivitas seksual yang dilakukan oleh manusia. Oleh karena itu, untuk dapat menghindari uretritis, seseorang harus pandai-pandai memilah dan memilih kebiasaan yang aman.

Beberapa kebiasaan yang dapat meminimalisir risiko terkena uretritis sebagai berikut:

  • Selalu gunakan kondom saat melakukan hubungan seksual. Sebab, banyak bakteri penyebab uretritis dapat berpindah dari satu orang ke orang yang lainnya melalui hubungan seksual.
  • Berhubungan seksual hanya dengan satu pasangan
  • Tidak bersanggama atau masturbasi secara kuat
  • Menjaga kesehatan saluran kemih 
  • Menjalani pemeriksaan saluran kemih secara rutin
  • Mengurangi konsumsi makanan-makanan yang asam, untuk menghindari iritasi uretra
  • Memperbanyak asupan cairan 
  • Segera buang air kecil setelah melakukan hubungan seksual
  • Sebisa mungkin hindari sabun, lotion, dan cologne, gel, atau bahan kimia lain yang digunakan untuk alat bantu seksual.

Apabila gejala yang terjadi pada organ reproduksi terjadi secara sporadis, atau pada saat-saat tertentu saja dan mudah hilang, sebaiknya para pria cukup mengganti pola kebiasaan mereka. Namun, sebaliknya, jika uretritis yang dirasakan sudah semakin mengkhawatirkan, segera datangi fasilitas kesehatan agar terhindar dari segala kemungkinan terburuk.

More

Mencari Tahu Kelainan Pada Usus dengan Barium Enema

Dapat dikatakan, masalah pencernaan termasuk gangguan kesehatan yang sangat dekat dengan keseharian kita. Orang sangat familier dengan masalah-masalah pencernaan yang ringan, seperti perut kembung atau sulit buang air besar.

Akan tetapi, mungkin di antara Anda ada yang pernah mengalami nyeri perut dalam waktu cukup panjang atau mengalami penurunan berat badan tiba-tiba, di mana kedua hal tersebut tidak diketahui penyebabnya. Pada kasus demikian, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk menjalani prosedur barium enema.

Barium enema, apakah itu?

Barium enema merupakan jenis pemeriksaan sinar-X yang membuat dokter dapat melihat kondisi saluran pencernaan bawah atau usus besar. Prosedur ini melibatkan penggunaan kontras yang mengandung barium.

Cairan kontras yang berisi barium tersebut akan dimasukkan melalui anus, dengan bantuan enema. Cairan barium tersebut akan melapisi usus besar, sehingga ketika teknisi mengambil gambar rontgen, hasilnya akan lebih baik.

Mengapa demikian? Sebab barium membantu memperjelas beberapa bagian jaringan tertentu. Sinar-X yang dimanfaatkan dalam prosedur ini dikenal dengan fluoroscopy. Dokter radiologi dapat melihat keadaan organ dalam pasien dengan mengikuti alur barium dalam saluran pencernaan.

Dokter biasanya akan menyarankan pemeriksaan dengan barium enema, jika mendeteksi kemungkinan adanya kelainan pada usus besar. Kelainan-kelainan yang ditandai dengan nyeri perut, diare atau konstipasi kronis, penurunan berat badan dengan alasan yang tidak jelas, perubahan pola buang air besar, hingga pendarahan rektal.

Prosedur ini biasanya membantu dokter menegakkan diagnosis untuk beberapa penyakit, antara lain polip usus besar, irritable bowel syndrome,kanker usus, atau radang usus besar, seperti penyakit Crohn dan kolitis ulseratif.

Prosedur barium enema dan persiapannya

Ketika akan menjalani pemeriksaan barium enema, dokter akan meminta Anda untuk mengosongkan usus besar. Bisa saja dokter memberikan Anda pencahar, agar seluruh zat yang ada di dalam usus besar dapat dikeluarkan. Sebab keberadaan zat-zat sisa metabolisme dapat mengganggu pemeriksaan.

Anda juga tidak diperbolehkan mengonsumsi makanan apa pun minimal 8 jam sebelum pemeriksaan. Konsumsi cairan masih diperbolehkan, namun terbatas hanya cairan yang bening saja, seperti air putih atau air kaldu. Hal ini untuk memastikan usus Anda benar-benar bersih, sehingga tidak akan ada zat yang muncul dalam pemeriksaan.

Pemeriksaan barium enema hanya dapat dilakukan di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lain dengan peralatan yang memadai. Sebelum prosedur dimulai, biasanya Anda akan diminta untuk berganti dengan pakaian rumah sakit dan melepas semua perhiasan atau aksesoris berbahan logam yang Anda kenakan. Bahan logam dapat memengaruhi pemeriksaan dengan sinar-X.

Petugas atau teknisi akan melakukan rontgen terlebih dahulu untuk memastikan bahwa usus besar Anda sudah benar-benar bersih. Kadang bagian rektal juga diperiksa untuk memastikan kebersihannya.

Bila sudah yakin kondisi dubur dan usus besar pasien bersih, maka dokter akan memasukkan sebuah tube kecil yang berisi cairan barium melalui dubur. Dokter juga akan memasukkan udara ke dalam usus, setelah cairan barium dimasukkan. Hal ini dilakukan bila prosedur yang dijalani adalah prosedur double contrast atau air contrast.

Cairan barium yang masuk ke dalam usus mungkin akan menimbulkan perasaan ingin mengejan, namun Anda perlu berusaha tetap tenang dan menahan keinginan tersebut. Cobalah menarik napas dalam.

Anda mungkin akan diminta untuk berubah posisi agar petugas dapat memastikan bahwa seluruh bagian usus telah dilapisi oleh cairan barium. Selanjutnya, Anda akan diminta menahan napas, sementara teknisi mengambil gambar rontgen.

Hasil pemeriksaan ini akan diinterpretasi oleh dokter radiologi dan disampaikan kepada dokter yang merawat Anda. Hasil pemeriksaan barium enema yang negatif berarti tidak ada kelainan yang ditemukan. Sebaliknya, jika hasilnya positif, artinya dokter radiologi menemukan kelainan pada usus besar.

More

Inilah Bahaya Bilik Disinfektan Yang Perlu Diketahui

Dunia telah dilanda oleh virus Corona atau Covid-19. Hingga 7 April 2020, sudah terdapat lebih dari 1,3 juta kasus, dan mengakibatkan kematian lebih dari 75.000 orang. Berbagai upaya telah dilakukan di setiap negara, termasuk menggunakan bilik disinfektan. Namun, orang-orang juga menemukan bahaya bilik disinfektan pada tubuh.

Cairan disinfektan memang digunakan untuk menyemprot tubuh, ada juga yang menggunakan cairan tersebut sebagai ruang sebelum memasuki gedung, dan dapat disemprotkan melalui truk yang akan menyebar ke jalanan. Bagi sebagian orang, cairan disinfektan adalah cara yang efektif untuk menangkal virus Corona, namun apakah benar?

Mengapa Cairan Disinfektan Diperlukan?

Disinfektan adalah jenis cairan pembersih yang mengandung alkohol, klorin, hidrogen peroksida, atau creosote yang digunakan untuk membunuh bakteri, virus, kuman, dan mikroorganisme yang terpapar melalui ruangan atau permukaan benda.

Cairan disinfektan adalah salah satu cara untuk membersihkan permukaan benda yang pada umumnya disentuh orang. Contoh benda yang paling umum disentuh orang adalah pegangan pintu, tombol lift, dan keran wastafel.

Salah satu cara yang efektif untuk melindungi tubuh dari virus Corona adalah dengan menggunakan bilik disinfektan. Bilik disinfektan atau chamber adalah suatu tempat khusus untuk menyemprotkan cairan disinfektan, yang dilengkapi dengan sinar atau radiasi ultraviolet.

Cara Kerja Bilik Disinfektan

Yang perlu seseorang lakukan adalah masuk ke dalam bilik disinfektan. Kemudian, orang yang ada di dalam bilik tersebut akan disempotkan dari berbagai arah. Bilik disinfektan digunakan untuk membunuh berbagai macam virus seperti Covid-19. Virus dapat menempel tidak hanya ke bagian tubuh, namun juga dapat menempel ke pakaian manusia.

Mengapa Bilik Disinfektan Tidak Direkomendasikan?

Penggunaan bilik disinfektan tentunya harus sesuai standar keamanan yang ditentukan. Meskipun demikian, menurut World Health Organization (WHO), orang-orang sebaiknya tidak menggunakan bilik disinfektan, karena bahaya bilik disinfektan dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mata, dan mulut.

Tidak hanya itu, bahaya bilik disinfektan juga dapat memicu gangguan pernafasan dan kanker kulit. Sebagian orang juga berpikir bahwa bilik disinfektan yang mengandung alkohol, klorin, dan hidrogen peroksida, tidak dapat membunuh virus yang sudah tersebar di tubuh manusia.

WHO menyatakan bahwa orang-orang sebaiknya jangan menggunakan cairan disinfektan, karena memiliki sifat karsinogenik atau racun jika terhirup oleh manusia dalam jangka panjang. Jika sudah terkena permukaan wajah, maka dapat mengakibatkan iritasi kulit di wajah. Kuman juga dapat masuk ke tubuh dengan mudah sehingga dapat memicu peradangan.

Tidak hanya itu, cairan disinfektan mungkin saja tidak dapat bekerja dengan baik karena campuran kandungan disinfektan yang digunakan tidak mengandung alkohol, klorin, atau hidrogen peroksida.

Cara Lain Untuk Menjaga Tubuh

Bahaya bilik disinfektan berdampak buruk bagi tubuh. Oleh karena itu, ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk melindungi diri dari Covid-19. Cara-cara tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Menjaga kebersihan tangan

Salah satu cara yang sangat dianjurkan adalah untuk rajin mencuci tangan dengan sabun. Anda perlu mencuci tangan setidaknya 20 detik setelah Anda menyentuh benda-benda yang terpapar Covid-19. Jika Anda tidak dapat menemukan sabun, Anda dapat menggunakan hand sanitizer sebagai penggantinya.

  • Hindari kebiasaan menyentuh

Hal lain yang perlu Anda waspadai adalah untuk hindari kebiasaan menyentuh mata, hidung, dan mulut jika tangan Anda tidak bersih. Virus dapat menyebar ke tubuh jika tangan Anda kotor.

  • Menjaga kesehatan tubuh

Cara lain yang sebaiknya Anda lakukan adalah menjaga kesehatan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan dan sayuran, berolahraga secara teratur, serta konsumsi obat untuk menjaga daya tahan tubuh.

  • Ikuti protokol

Anda juga perlu ikuti protokol yang ditentukan seperti Social Distancing atau Physical Distancing.

Bahaya bilik disinfektan dapat dicegah dengan cara-cara yang dianjurkan di atas. Jika Anda mengalami gejala berat seperti pneumonia, maka Anda sebaiknya dibawa ke rumah sakit terdekat.

More

Menilik Musabab Klorokuin & Pil Kina Disebut Obat Covid-19

Covid-19 atau penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus corona jenis baru, yakni SARS-CoV-2, tengah menjadi pandemi. Dunia kelabakan karena ketidak-siapan masing-masing terhadap “serangan tiba-tiba” tersebut. Karena covid-19 termasuk penyakit baru dan penyebabnya virus yang juga baru, belum tersedia obat atau vaksin untuk mengatasinya.

Mekanisme pembuatan obat atau vaksin memang terus digenjot, tetapi itu tidak mungkin diselesaikan dalam waktu dekat. Akhirnya, beberapa stakeholder terkait pun melakukan siasat dengan memanfaatkan obat lama yang dianggap cocok, melalui berbagai penelitian dan uji klinis tentunya, untuk mengatasi pandemi ini. Beberapa obat yang masuk ke dalam daftar adalah klorokuin dan pil kina.

Siasat itu digagas oleh organisasi kesehatan dunia, WHO, medio Maret kemarin. Melalui uji coba yang diberi tajuk “Solidarity”, WHO berharap di dalam daftar obat-obatan yang diuji coba itu terdapat setidaknya satu yang cocok dan dapat digunakan untuk mengatasi sementara covid-19. Klorokuin sebenarnya hampir tak masuk hitungan lantaran kurangnya data terkait obat satu ini.

Di Indonesia, sejak pengumuman yang disiarkan WHO tersebut, pemerintah langsung memutuskan untuk mendatangkan obat-obatan itu dalam jumlah yang besar. Mereka percaya sepenuhnya pada WHO, kendati belum ada uji coba klinis yang menguji relevansi klorokuin dan upaya mengobati Covid-19.

Namun, seorang profesor dari Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Keri Lestari membeberkan sebab-sebab mengapa klorokuin dan pil kina akhirnya terseret ke dalam pusaran pengendalian virus corona ini.

Sebagaimana diberitakan Suara, Keri Lestari, mengungkapkan bahwa semuanya berawal dari kegagapan institusi kesehatan terhadap kedatangan virus corona ini secara tiba-tiba. “Menangani kondisi pandemik yang sangat darurat dan tiba-tiba ini tentu tidak bisa kita berharap pada obat baru. Memang idealnya kita mencari obat baru dengan cara riset, mulai dari in vitro, in vivo, uji praklinik, uji klinik. Tetapi dalam kondisi darurat itu tidak realistis. Penemuan obat baru itu memerlukan waktu tahunan, sampai dekade, barulah jadi itu obatnya,” katanya.

Keri melanjutkan, bahwa kondisi semacam ini lazim di dunia farmakologi untuk menggunakan obat lain untuk mengobati penyakit baru yang belum ditemukan obatnya. Langkah ini dikenal dengan metode reverse pharmacology, yaitu untuk senyawa-senyawa atau obat-obatan yang sudah ada, digunakan dengan konsep obat yang sudah ada, pasalnya itu sudah jelas aktivitas dan khasiatnya. Jadi dalam rangka mencari obat untuk pasien dalam kondisi pandemik ini, pijakan utamanya berpegang pada mutu obat dan keselamatan pasien.

Awalnya, WHO memasukkan beberapa jenis obat lain seperti obat HIV, Ebola, hingga Hepatitis C. Obat-obatan itu, termasuk klorokuin, memiliki senyawa obat yang dapat melawan klasifikasi genetika virus corona. Perlu diketahui bahwa HIV, Ebola, Hepatitis, dan Malaria yang dapat disembuhkan dengan klorokuin memiliki klasifikasi genetik yang sama dengan virus corona, yakni MRNA.

Akan tetapi, setelah dilakukan berbagai macam uji coba, obat yang paling mentereng adalah klorokuin tersebut. Klorokuin yang mengandung klorokuin fosfat berhasil melakukan penyembuhan dengan waktu yang lebih cepat. Dua negara yang melakukan uji coba itu adalah Tiongkok dan Amerika Serikat.

“Jadi dua center ini mempunyai irisan yang sama, yaitu klorokuin fosfat. Sehingga pilihan kita, Indonesia, yang memang baru terkena mengikuti center tersebut, (karena) mereka sudah langsung uji klinis. Hasil uji klinis merekalah yang menjadi evidence base kita untuk memilih obat untuk menangani kasus Covid-19 di Indonesia,” ujar Keri lagi.

Kendati klorokuin dan pil kina ini ‘bukan’ obat Covid-19 yang sebenar-benarnya, kemudian ini hanya bersifat sementara, tetapi semoga khasiat yang diberikan dapat maksimal dalam mengatasi pandemi Covid-19 yang telah menginfeksi hampir satu juta orang di lebih dari 200 negara di seluruh dunia hingga hari ini.

More

Ini 3 Fakta Kucing Milikmu Bersin

Kucing merupakan hewan peliharaan yang umum dimiliki oleh masyarakat. Namun tahukah kamu bahwa kucing juga bisa bersin seperti manusia? Meski saat bersin terlihat menggemaskan, jika kucing bersin dengan intensitas terlalu sering, maka dapat menunjukkan bahwa kondisinya sedang tidak bagus.

Nah, agar kamu bisa membedakan apakah bersin yang dialami oleh kucingmu hanya hal biasa atau karena ada permasalahan kesehatan yang cukup serius, berikut ini fakta-fakta yang harus kamu ketahui.

1. Bersin yang hanya sesekali menandakan lingkungan sekitarnya berdebu

Ketika kucingmu bersin, itu menandakan ada partikel, seperti debu, yang menggelitik bagian rongga hidungnya. Selama itu hanya terjadi satu sampai dua kali, itu masih merupakan hal yang wajar. Tapi, tetap saja sebaiknya pastikan kalau tempat atau ruangan di rumahmu terbebas dari debu dengan rajin membersihkannya.

2. Kucing juga bisa mengalami alergi

Penggunaan disinfektan yang berfungsi untuk membersihkan serta memberikan perlindungan rumahmu dari kuman dan bakteri, ternyata bisa menyebabkan alergi untuk sebagian besar kucing, lho. Tanda-tandanya bisa terlihat dari kebiasaannya menggaruk-garuk bagian hidung dan juga mata.  Untuk mengatasinya, gunakanlah cairan pembersih yang aman dan hanya larutkan sedikit pada air sewaktu akan menggunakannya untuk membersihkan lantai.

3. Bisa menandakan permasalahan kesehatan yang serius

Bersin yang disertai dengan gejala-gejala seperti, nafsu makan yang menurun, mata yang berair, diare, dan kesulitan bernafas menandakan ada permasalahan yang cukup serius dengan kesehatan kucingmu. Saat kamu melihat gejala-gejala ini pada kucingmu, segera hubungi dokter hewan untuk mendapatkan penanganan terbaik baginya. Selain itu, jika kamu memiliki lebih dari satu kucing di rumah, pisahkan sementara kucingmu yang tengah sakit dari kucingmu yang lain guna mencegah menularnya virus dan bakteri.

Setelah mengetahui fakta-fakta kucing bersin, di bawah ini akan dijelaskan bagaimana cara mengobatinya. Berikut penjelasannya

1. Memberikan madu

Madu merupakan obat yang mujarab untuk segala penyakit, khususnya obat untuk kucing flu. Berikan madu untuk si kucing dalam 1×4 jam, taruh aja sedikit di kandang atau campurkan dengan air minumnya.

2. Memberikan vitamin

Vitamin maupun suplemen juga penting untuk menjaga daya tahan tubuh si kucing dalam cara mengobati kucing flu.

Fungsi vitamin ini jelas untuk memaksimalkan daya tahan tubuh si kucing dengan cara memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Daya tahan tubuhnya membaik dan terjaga, akibatnya virus atau penyakit yang nyebabin pilek gak mau deket-deket. Oiya, asupan vitamin seperti prebiotik bagus banget sebagai obat untuk kucing flu.

3. Jemur si kucing

Berjemur di pagi hari sangat menghangatkan badan si kucing, membunuh kuman penyebab bibit penyakit. Bagusnya sih sekitar pukul 07.00 – 09.00, dan jemur cukup 10 menit saja.

4. Menjaga suhu tubuh

Jaga suhu tubuh si kucing, jangan biarkan dia kedinginan saat sehat maupun saat flu. Kalau kehujanan, langsung handukin dan blow bulunya supaya kering.

5. Jangan memandikan

Kalau kucing sedang flu, tubuhnya akan rentan terhadap air. Jadi saat flu sebisa mungkin jangan sering dimandikan atau kurangi jadwal mandinya.

Kalau kucingmu kotor, pakai kain basah saja untuk mengusap secara perlahan bulu kucingnya.

6. Membersihkan ingus

Cara mengobati kucing flu yang ke 6 ialah memberishkan ingus si kucing. Biasanya kalau sedang flu, hidung akan mudah mengeluarkan ingus kan?

Sebaiknya kamu bersihkan ingus kucingnya karena ingus mengandung berbagai kuman dan bakteri yang malah membuat si kucing makin parah flunya.

7. Biarkan kucing istirahat

Kalau sudah melakukan berbagai cara mengobati kucing flu secara alami tapi si kucing masih aja belum sembuh, mungkin kamu belum memberikan waktu untuk kucing beristirahat.

Istirahat sangat diperlukan oleh kucing supaya proses penyembuhannya maksimal. Jauhkan mainan atau benda yang bersifatnya merangsang kucing untuk bergerak.

Kamu juga bisa melakukan vaksin kucing supaya kucingmu kebal terhadap virus tertentu.

Demikian fakta dan cara obati kucing bersin. Semoga menambah wawasanmu.

More

Apa Saja Buah Penurun Kolesterol Yang Bisa Dikonsumsi?

Setiap orang perlu menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan sehat, termasuk buah dan sayuran. Makanan-makanan yang sehat dapat menyelesaikan masalah yang terjadi pada tubuh, termasuk kolesterol. Manusia juga dapat mengkonsumsi buah penurun kolesterol untuk mencegah risiko penyakit jantung.

Kolesterol bisa terjadi jika manusia mengkonsumsi makanan secara berlebihan. Contoh makanan yang mengandung kolesterol yang sebaiknya dihindari adalah makanan cepat saji dan gorengan. Untuk mengetahui jika manusia memiliki kadar kolesterol tinggi atau tidak, mereka dapat melakukan tes darah.

Jenis Kolesterol

Ada dua jenis kolesterol yang perlu diperhatikan. Dua jenis kolesterol adalah sebagai berikut:

  • Kolesterol LDL atau lipoprotein densitas rendah, merupakan kolesterol jahat yang disebabkan oleh makanan yang mengandung kolesterol yang dikonsumsi secara berlebihan sehingga kolesterol menempel di dinding arteri manusia.
  • Kolesterol HDL atau lipoprotein densitas tinggi, merupakan kolesterol baik yang kegunaannya untuk menghilangkan kolesterol buruk dari pembuluh darah manusia.

Buah Penurun Kolesterol

Manusia sebaiknya konsumsi buah setiap hari karena tidak hanya menjaga kesehatan tubuh, namun juga untuk mencegah penyakit berbahaya atau mematikan seperti kanker. Buah penurun kolesterol yang bisa Anda konsumsi adalah sebagai berikut:

  1. Alpukat

Alpukat dapat manusia konsumsi karena termasuk makanan yang kaya akan nutrisi. Manusia dapat mengkonsumsi buah alpukat setiap hari untuk mencegah kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik di dalam tubuh.

  • Jeruk

Jeruk merupakan salah satu buah yang dapat mencegah kolesterol jahat karena mengandung vitamin C dan fitosterol. Jeruk juga memiliki kandungan lemak yang sama seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran.

  • Apel

Apel adalah salah satu buah yang dapat dikonsumsi karena tidak hanya juga dapat menurunkan kolesterol. Banyak penelitian yang menyatakan bahwa apel terdapat kandungan antioksidan berupa polifenol untuk mencegah kolesterol jahat.

  • Anggur

Anggur juga bisa menjadi pilihan buah untuk menurunkan kolesterol di dalam tubuh, karena anggur mengandung pterostilbene dan trigliserida. Kinerja yang ada pada anggur sama seperti obat penurun kolesterol.

  • Buah beri

Manusia juga dapat mengkonsumsi buah-buah beri seperti stroberi, blueberry, dan blackberry untuk menurunkan kolesterol di dalam tubuh. Buah-buah beri juga memiliki serat tinggi untuk mencegah produksi kolesterol.

Cara Lain Untuk Menurunkan Kolesterol

Walaupun Anda sibuk dengan aktivitas sehari-hari, Anda tetap perlu meluangkan waktu untuk memakan makanan yang mengandung kolesterol baik. Anda juga perlu kurangi penggunaan makanan yang mengandung gula, garam, sodium, dan lemak tinggi untuk mencegah terjadinya penyakit berbahaya.

Selain buah penurun kolesterol, Anda juga dapat mencegah kolesterol jahat dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung sebagai berikut:

  • Sayuran seperti bayam dan wortel.
  • Gandum seperti oats, quinoa, dan barley.
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian.
  • Makanan yang mengandung omega-3 seperti salmon dan tuna.
  • Susu yang mengandung lemak rendah.
  • Minyak untuk meningkatkan kolesterol baik seperti canola dan minyak zaitun.

Selain membedakan antara mana yang sebaiknya dikonsumsi dan perlu dihindari, Anda juga perlu terapkan cara sebagai berikut:

  • Diet

Cara yang lebih efektif untuk menurunkan kolesterol adalah dengan diet. Anda hanya perlu makan secukupnya, namun yang bergizi.

  • Berolahraga

Menjalani pola hidup yang sehat tentu melibatkan olahraga. Tidak perlu yang berat untuk membentuk badan yang ideal, Anda setidaknya hanya perlu melakukan aktivitas ringan seperti jogging.

  • Hindari kebiasaan buruk

Anda juga perlu hindari kebiasaan buruk seperti merokok, karena juga dapat meningkatkan kolesterol jahat di dalam tubuh dan dapat memicu risiko penyakit kanker dan jantung.

Itulah buah penurun kolesterol yang bisa Anda coba. Selain itu, Anda juga perlu menjaga pola makan yang teratur dan berolahraga supaya Anda tetap hidup sehat.

More

Obat Sakit Hati, Kuncinya Ada pada Diri Sendiri

Tidak seperti luka fisik, luka hati yang tidak tampak membuat pengobatannya pun tidak mudah. Obat sakit hati, seperti juga rasa sakit itu sendiri, sifatnya abstrak. Kita yang merasakan sakit hati hanya tahu bahwa ada hal-hal buruk yang mengikuti perasaan tersebut.

Mengobati sakit hati memang bukan hal yang mudah. Tidak sedikit orang yang menyatakan bahwa luka hati atau batin jauh lebih sulit sembuh dibanding luka fisik.

Meskipun tidak ada resep spesifik untuk mengatasi sakit hati dan obat sakit hati bukanlah obat yang dapat dibeli di apotek, bukan berarti sakit hati tidak dapat diatasi. Untuk mengatasi segala emosi dan rasa sakit hati, Anda memang perlu memulainya dari diri Anda sendiri.

Berikut ini beberapa tips untuk Anda yang sedang mengalami sakit hati.

1. Meresapi peristiwa yang dialami

Sepertinya sudah menjadi insting alami manusia untuk segera berusaha melupakan peristiwa yang tidak mengenakan atau membuat sakit hati. Saat baru ditinggalkan oleh kekasih alias putus cinta misalnya, kita memiliki kecenderungan untuk mengalihkan perhatian dari kesedihan dan rasa sakit hati.

Cara menghindar atau melupakan sakit hati dapat berbeda antara orang yang satu dengan lainnya. Mungkin ada yang berbelanja, clubbing,atau sibuk mengubah gaya rambut.

Tidak ada yang salah dari berbelanja, clubbing, atau mengubah gaya rambut, hanya Anda perlu ingat bahwa itu semua tidak akan begitu saja menyembuhkan rasa sakit yang dialami. Kehilangan orang yang dicintai mungkin membuat Anda sedih, kecewa, marah, merasa kesepian, dan lain-lain. Izinkanlah diri Anda merasakan perasaan-perasaan tersebut.

Memberi waktu kepada diri Anda untuk mencerna dan meresapi peristiwa yang terjadi, biasanya membuat Anda lebih mudah berdamai dengan kejadian tersebut. Berilah kesempatan diri Anda untuk bersedih, tidak perlu berpura-pura dan terburu-buru ingin terlihat baik-baik saja.

2. Mindfull

Mindfull merupakan konsep yang mengajak Anda untuk benar-benar hadir pada saat ini. Kadang disebut juga dengan kesadaran penuh atau kehadiran utuh. Dengan sungguh-sungguh hadir pada masa sekarang, biasanya orang dapat perlahan-lahan merelakan masa lalu dan tidak terlalu khawatir tentang masa depan. Hal ini dapat menjadi salah satu obat sakit hati.

Tentu saja cara ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Dipelukan latihan terus-menerus agar pikiran kita terbiasa hadir di saat sekarang. Untuk melatih pikiran agar lebih mindfull, Anda dapat mencoba meditasi.

3. Kembali mengenal diri sendiri

Kadang kita lupa siapa diri kita atau bagaimana diri kita sebelum mengalami peristiwa yang menyedihkan. Sebagai contoh, kehilangan kekasih. Kita mungkin telah menjalani hubungan yang cukup panjang. Sehingga ketika berpisah kita sudah tidak ingat lagi bagaimana kehidupan kita sebelum memulai hubungan tersebut.

Oleh sebab itu, Anda perlu menyediakan waktu untuk berupaya kembali mengenal diri sendiri. Anda dapat melakukan hal yang Anda sukai sebelum peristiwa menyedihkan terjadi. Atau mencoba hal yang sudah lama sekali ingin Anda coba, namun tak kunjung dilakukan. Obat sakit hati kadang sesederhana Anda berhasil menemukan kembali diri Anda.

4. Berolahraga

Mood kita banyak diatur oleh hormon serotonin. Saat melakukan kegiatan fisik, seperti berolahraga, hormon tersebut banyak dikeluarkan oleh tubuh. Maka dari itu, berolahraga menjadi salah satu pilihan obat sakit hati yang cukup mujarab.

Jika emosi yang ingin Anda luapkan berupa rasa marah, Anda dapat memilih jenis olahraga yang dapat mengakomodasi perasaan tersebut. Bela diri atau tinju, misalnya.

Tentu saja tidak ada jaminan cara-cara di atas akan berhasil, sebab memang tidak ada obat sakit hati yang pasti efektif. Namun, Anda dapat mencoba cara di atas untuk meringankan beban dan harapannya dapat mempercepat proses pemulihan batin Anda.

More

Freckles dan Kelainan” Kulit Lain yang Memiliki Kemiripan

Kulit wajah acap kali didewakan oleh banyak orang. Pasalnya, dari wajahlah hampir sebagian besar diri kita dicitrakan. Namun, wajah merupakan spot yang sensitif terhadap gangguan, baik itu dari luar maupun dalam tubuh. Salah satu di antaranya adalah freckles.

Memang, sih, untuk saat ini freckles tidak mendapat “penghakiman” sepeti sebelumnya. Jika dahulu freckles kerap membuat penderitanya kehilangan kepercayaan diri, saat ini malah sebaliknya.

Banyak orang justru berlomba-lomba dan melakukan beragam cara untuk “menumbuhkan” freckles di wajahnya. Tren ini terjadi setelah beberapa pesohor dengan bangga mempertunjukkan freckles-nya.

Kendati demikian, masih saja banyak yang mengganggap freckles adalah satu “gangguan” yang mengurangi kecantikannya. Kondisi ini juga masih dianggap setara dengan “gangguan” kulit wajah lain seperti flek hitam, hiperpigmentasi, atau melasma.

Sekilas, apa yang disebutkan barusan memang terlihat mirip. Pasalnya, salah satu penyebab dari semua kelainan kulit wajah yang disebutkan di atas adalah paparan sinar matahari. Namun, tahukah Anda jika sebenarnya kondisi itu berbeda satu dengan yang lainnya?

Nah, untuk itu, mari simak perbedaan antara freckles, hiperpigmentasi, melasma, serta flek hitam yang akan dipaparkan lebih lanjut di bawah ini:

  • Freackles

Freckles sendiri merupakan kumpulan kluster melanin yang terkonsentrasi (berkumpul) di area wajah, dada, atau lengan dan biasanya timbul semakin parah saat terkena efek sinar matahari. Biasanya, freckles muncul di tubuh orang dari ras Kaukasian yang berkulit putih dan dipengaruhi faktor genetik.

Tampilan freckles adalah bercak coklat di tempat yang sering terpapar sinar matahari, seperti wajah, leher, lengan, dada, serta punggung. Pada umumnya, ukuran freckles sekitar 1-2 mm. Akan tetapi, bercak ini juga dapat berukuran lebih besar. Permukaan freckles biasanya rata dengan kulit dan memiliki tepi yang jelas.

Meski bukan bawaan lahir, tetapi freckles juga dapat dipengaruhi oleh genetika. Gen yang dimaksud adalah MC1R, yakni gen yang juga mempengaruhi warna kulit dan rambut seseorang.

Biasanya freckles timbul pertama kali saat Anda masih anak-anak. Bercak ini kemudian memudar seiring bertambahnya usia.  Pergantian musim juga dapat mempengaruhi penampakan freckles. Bercak kulit ini akan tampak lebih jelas di musim panas dan kelihatan lebih pudar pada musim dingin atau saat sinar matahari berkurang.

  • Hiperpigmentasi

Post Inflammatory Hyperpigmentation atau yang dikenal dengan hiperpigmentasi terjadi karena proses terbakarnya kulit (inflamasi) dari radiasi sinar UVA dan UVB.

Inflamasi sendiri bisa muncul karena kulit mengalami trauma pada bagian lapisan atas dan tengah (dermis dan epidermis) seperti bekas jerawat, dermatitis, luka, infeksi, hingga reaksi alergi seperti gatal-gatal dan ruam. Untuk alergi bisa dicegah dengan menjauhi penyebab terjadinya alergi. Jika kulit Anda termasuk sensitif dengan sinar matahari, sangat disarankan menggunakan sunblock setiap hendak keluar rimah. Sedangkan bekas luka sebaiknya memang tidak digaruk untuk mencegah penebalan pada kulit akibat gesekan.

Trauma kulit tersebut akan berangsur berubah menjadi gelap dan menghitam karena terpapar sinar matahari.

  • Melasma

Masalah kulit yang satu ini biasa muncul di kulit wanita hamil, pengguna pil kontrasepsi, atau yang sedang menjalani terapi hormon.

Melasma sendiri terjadi karena adanya aktivitas melanocytes berlebih akibat menumpuknya hormon esterogen dan progesteron, sehingga memicu produksi melanin saat kulit terkena sinar matahari. Biasanya, melasma muncul di area wajah seperti hidung, pipi, bibir, dan dahi.

  • Flek Hitam

Biasanya, flek hitam muncul di kulit orang yang berusia 40 tahun ke atas. Hal ini muncul karena berkurangnya kemampuan kulit untuk mengatasi kerusakan yang ditimbulkan dari kerasnya paparan sinar matahari. Tak hanya itu, penyebab lain dari timbulnya flek hitam adalah berkurangnya kolagen. Kondisi ini juga berkait erat dengan faktor usia.

Flek hitam terkadang muncul dalam bentuk bercak hitam dengan ukuran cukup besar di bagian tulang pipi, dahi, atau hidung dan dagu.

***

Setelah mengetahui perbedaannya, freckles ternyata berbeda dari segi posisi dalam kadar baik-buruk bagi tubuh. Jika kondisi yang lain merupakan kelainan yang terkesan wajib untuk dilawan, tetapi karena satu dan lain hal, freckles tidak.

Artinya, banyak orang mungkin masih bisa mentolerir keberadaannya freckles, tetapi tidak dengan flek hitam, melasma, atau hiperpigmentasi.

Adapun untuk mengatasi freckles dan kondisi kelainan kulit wajah lain berbeda satu dengan yang lainnya. Hal tersebut terjadi lantaran perbedaan dari segi penyebab dan gejalanya. Jadi, pastikan dahulu apa yang tengah terjadi pada kulit Anda sebelum melakukan perawatan. Tujuannya agar upaya Anda tepat guna dan sasaran sesuai dengan apa yang Anda alami.

More