Apa Saja Obat Batuk Kronis yang Ditanggung BPJS Kesehatan?

Bagi yang belum tau, cakupan perawatan yang ditanggung BPJS Kesehatan cukup luas, lho. Bahkan sekarang BPJS Kesehatan juga menanggung untuk perawatan dan obat batuk kronis.

Batuk kronis adalah batuk yang biasanya berlangsung dan tidak reda selama 8 minggu atau lebih. Batuk kronis memang bukan penyakit yang bisa disepelekan. Ada banyak penyebab batuk kronis ini seperti tuberkulosis, pneumonia, hingga penyakit paru obstruktif kronis. Perawatan dan obat batuk kronis memang dikonsumsi dalam jangka panjang sehingga biaya yang dibutuhkan pun tidak sedikit. Dengan adanya layanan BPJS Kesehatan ini, tentu akan sangat membantu para pasien yang menjadi peserta BPJS.

Klaim BPJS Kesehatan untuk Penyakit Batuk Kronis

Klaim untuk mendapatkan fasilitas layanan kesehatan gratis dari BPJS untuk batuk kronis ini sama saja dengan penyakit lain.

  • Pemeriksaan ke Fasilitas Kesehatan (Faskes) Tingkat I

Pasien batuk kronis bisa langsung datang ke fasilitas kesehatan tingkat I untuk mendapatkan pemeriksaan. Faskes tingkat I ini bisa merupakan puskesmas atau klinik umum.

Biasanya, di faskes tingkat I, doket akan memberikan pemeriksaan dan pengobatan yang diperlukan. Pada umumnya, dokter akan menanyakan riwayat kesehatan untuk mendeteksi risiko penyakit dan dampak lanjutan.

Kemudian apabila pasien batuk kronis memerlukan rujukan dan tindakan medis lanjutan, permohonan rujukan dapat diajukan secara online maupun manual.

  • Layanan Medis di Faskes Tingkat Lanjutan

Maksud dari faskes tingkat lanjutan adalah berupa rumah sakit umum, klinik utama, rumah sakit khusus, serta fasilitas penunjang seperti laboratorium, apotek, dan optik.

Pasien batuk kronis yang datang ke rumah sakit faskes lanjutan ini, harus membawa kartu peserta BPJS Kesehatan, identitas diri, serta surat rujukan dari fakses I.

Pada faskes lanjutan ini, rumah sakit akan menerbitkan SEP atau Surat Eligibilitas Peserta yang fungsinya untuk mendapatkan layanan medis. Sehingga dengan adanya surat ini, pasien batuk kronis akan dirujuk ke Poli Spesialis yang sesuai dengan indikasi medis.

Obat Batuk Kronis yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Obat batuk kronis juga ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Obat yang diberikan akan berbeda-beda tergantung penyebab batuk kronis yang dialami.

  • Batuk Kronis Akibat Postnasal Drip

Batuk kronis akibat postnasal drip adalah kondisi cairan dari hidung turun ke tenggorokan. Jika batuk kronis diakibatkan oleh postnasal drip yang biasanya akibat infeksi bakteri, maka obat batuk yang diberikan adalah berupa antibiotik. Penggunaan obat antibiotik ini bergantung pada bakteri penyebab batuk kronis serta resistensi antibiotik bakterinya.

Berikut antibiotik untuk obat batuk kronis yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan:

  • Antibiotik golongan Tetrasiklin berupa doksisiklin, tetrasiklin, oksitetrasiklin
  • Antibiotik golongan beta laktam, seperti amoksilin, sefaleksin, penisilin, sefadroksil, sefepim, sefuroksim, sefiksim, dan seftriakson.
  • Antibiotik golongan kloramfenikol
  • Antibiotik golongan sulfra-trimetropim seperti kotrimoksasol
  • Antibiotik golongan kuinolon berupa levofloksasin, siprofloksasin, dan ofloksasin
  • Antibiotik golongan aminoglikosida seperti amikasin, kanamisin, gentamisin, dan streptomisin
  • Antibiotik golongan makrolid, berupa eritromisin, azitromisin, klaritromisin, spiramisin, dan klindamisin
  • Antibiotik golongan lain berupa meropenem, vankomisin, dan metronidazol
  • Batuk Kronis Akibat TBC

Batuk kronis akibat tuberkulosis tidak membutuhkan obat antibiotik seperti yang disebutkan di atas. Obat batuk kronis tuberkulosis butuh obat khusus yang membunuh bakteri yang juga ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Nanti bisa ditanggung dalam bentuk terpisah atau kombinasi dosis tetap.

  • Obat Batu Kronis Akibat Asma

Biasanya obat batuk kronis yang disebabkan oleh asma yang ditanggung BPJS adalah aminofilin, epinefrin, budesonid, deksametason, flutikason propionat, ipatropium bromida, metilprednisolon, teofilin, salbutamol,  dan terbutalin.

Jenis obat Ipatropium bromida dan salbutamol ini juga dapat digunakan untuk mengobati penyakit paru obstruksi kronis (PPOK).

Selain itu, BPJS Kesehatan juga menanggung obat N-asetil sistein, yang diberikan pada pasien rawat inap jika mengalami serangan akut. Untuk meredakan gejala batuk, pasien bisa konsumsi antitusif berupa kodein. Obat ini akan membantu mengeluarkan dahak.

Seperti yang sudah dijelaskan, obat batu kronis ini umumnya diberikan pada faskes tingkat 2 dan 3. Namun untuk obat kodein 10 mg masih bisa didapatkan di faskes tingkat I.

Namun, tetap saja tidak semua obat batuk kronis ditanggung oleh BPJS Kesehatan ada di faskes tingkat I. Kemungkinan dokter akan memberikan rujukan ke faskes lain agar mendapatkan obat yang diperlukan.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>